Tuesday, February 27, 2007

kisah Shay

Pada sebuah jamuan makan malam pengadaan dana untuk sekolah anak-anak cacat,ayah dari salah satu anak yang bersekolah disana menghantarkan satu pidatoyang tidak mungkin dilupakan oleh mereka yang menghadiri acara itu.

Setelahmengucapkan salam pembukaan, ayah tersebut mengangkat satu topik:
'Ketika tidak mengalami gangguan dari sebab-sebab eksternal, segalaproses yang terjadi dalam alam ini berjalan secara sempurna/ alami.Namun tidak demikian halnya dengan anakku, Shay. Dia tidak dapat mempelajari hal-hal sebagaimana layaknya anak-anak yang lain. Nah,bagaimanakah proses alami ini berlangsung dalam diri anakku? '

Para peserta terdiam menghadapi pertanyaan itu.Ayah tersebut melanjutkan: "Saya percaya bahwa, untuk seorang anakseperti Shay, yang mana dia mengalami gangguan mental dan fisik sedari lahir satu-satunya kesempatan untuk dia mengenali alam ini berasal dari bagaimana orang-orang sekitarnya memperlakukan dia"

Kemudian ayah tersebut menceritakan kisah berikut:
"Shay dan aku sedang berjalan-jalan di sebuah taman ketika beberapa orang anak sedang bermain baseball. Shay bertanya padaku,"Apakah kau pikir mereka akan membiarkanku ikut bermain?" Aku tahu bahwa kebanyakan anak-anak itutidak akan membiarkan orang-orang seperti Shay ikut dalam tim mereka, namun aku juga tahu bahwa bila saja Shay mendapat kesempatan untuk bermain dalam tim itu, hal itu akan memberinya semacam perasaan dibutuhkan dan kepercayaan untuk diterima oleh orang-orang lain, diluar kondisi fisiknya yang cacat.

Aku mendekati salah satu anak laki-laki itu dan bertanya apakah Shay dapat ikut dalam tim mereka, dengan tidak berharap banyak. Anak itu melihat sekelilingnya dan berkata, "kami telah kalah 6 putaran dan sekaran sudah babak kedelapan. Aku rasa dia dapat ikut dalam tim kami dan kami akanmencoba untuk memasukkan dia bertanding pada babak kesembilan nanti'Shay berjuang untuk mendekat ke dalam tim itu dan mengenakan seragam tim dengan senyum lebar, dan aku menahan air mata di mataku dan kehangatan dalamhatiku. Anak-anak tim tersebut melihat kebahagiaan seorang ayah yang gembira karena anaknya diterima bermain dalam satu tim.

Pada akhir putaran kedelapan, tim Shay mencetak beberapa skor, namun masih ketinggalan angka. Pada putaran kesembilan, Shay mengenakan sarungnya dan bermain di sayap kanan. Walaupun tidak ada bola yang mengarah padanya, dia sangat antusias hanya karena turut serta dalam permainan tersebut dan beradadalam lapangan itu. Seringai lebar terpampang di wajahnya ketika aku melambai padanya dari kerumunan. Pada akhir putaran kesembilan, tim Shaymencetak beberapa skor lagi. Dan dengan dua angka out, kemungkinan untuk mencetak kemenangan ada di depan mata dan Shay yang terjadwal untuk menjadi pemukul berikutnya.Pada kondisi yg spt ini, apakah mungkin mereka akan mengabaikan kesempatan untuk menang dengan membiarkan Shay menjadi kunci kemenangan mereka?

Yang mengejutkan adalah mereka memberikan kesempatan itu pada Shay.Semua yang hadir tahu bahwa satu pukulan adalah mustahil karena Shay bahkan tidak tahu bagaimana caranya memegang pemukul dengan benar, apalagi berhubungan dengan bola itu.Yang terjadi adalah, ketika Shay melangkah maju kedalam arena, sang pitcher, sadar bagaimana tim Shay telah mengesampingkan kemungkinan menang mereka untuk satu momen penting dalam hidup Shay, mengambil beberapa lang kah maju ke depan dan melempar bola itu perlahan sehingga Shay paling tidak bisa mengadakan kontak dengan bola itu.

Lemparan pertama meleset; Shay mengayun tongkatnya dengan ceroboh dan luput.Pitcher tsb kembali mengambil beberapa langkah kedepan, dan melempar bola itu perlahan kearah Shay. Ketika bola itu datang, Shay mengayun kearahbola itu dan mengenai bola itu dengan satu pukulan perlahan kembali kearah pitcher.Permainan seharusnya berakhir saat itu juga, pitcher tsb bisa saja dengan mudah melempar bola ke baseman pertama, Shay akan keluar, dan permainan akan berakhir.Sebaliknya, pitcher tsb melempar bola melewati baseman pertama, jauh dari jangkauan semua anggota tim. Penonton bersorak dan kedua tim mulai berteriak "Shay, lari ke base satu! Lari ke base satu!". Tidak pernah dalam hidup Shay sebelumnya ia berlari sejauh itu, tapi dia berhasil melaju ke base pertama. Shay tertegun dan membelalakkan matanya.Semua orang berteriak, "Lari ke base dua, lari ke base dua!"Sambil menahan napasnya, Shay berlari dengan canggung ke base dua. Ia terlihat bersinar-sinar dan bersemangat dalam perjuangannya menuju base dua.
Pada saat Shay menuju base dua, seorang pemain sayap kanan memegang bola itu di tangannya. Pemain itu merupakan anak terkecil dalam timnya, dan dia saat itu mempunyai kesempatan menjadi pahlawan kemenangan tim untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia dapat dengan mudah melempar bola itu ke penjaga base dua Namun pemain ini memahami maksud baik dari sang pitcher, sehingga diapun dengan tujuan yang sama melempar bola itu tinggi ke atas jauh melewatijangkauan penjaga base ketiga. Shay berlari menuju base ketiga.
Semua yang hadir berteriak, "Shay, Shay, Shay, teruskan perjuanganmu Shay"Shay mencapai base ketiga saat seorang pe main lawan berlari ke arahnya dan memberitahu Shay arah selanjutnya yang mesti ditempuh. Pada saat Shay menyelesaikan base ketiga, para pemain dari kedua tim dan para penonton yang berdiri mulai berteriak, "Shay, larilah ke home, lari ke home!". Shayberlari ke home, menginjak balok yg ada, dan dielu-elukan bak seorang heroyang memenangkan grand slam. Dia telah memenangkan game untuk timnya.

Hari itu, kenang ayah tersebut dengan air mata yang berlinangan diwajahnya, para pemain dari kedua tim telah menghadirkan sebuah cinta yang tulus dan nilai kemanusiaan kedalam dunia.Shay tidak dapat bertahan hingga musim panas berikut dan meninggal musim dingin itu. Sepanjang sisa hidupnya dia tidak pernah melupakan momen dimana dia telah menjadi seorang hero, bagaimana dia telah membuat ayahnya bahagia,dan bagaimana dia telah membuat ibunya menitikkan air mata bahagia akan sang pahlawan kecilnya.

Seorang bijak pernah berkata, sebuah masyarakat akan dinilai dari cara mereka memperlakukan seorang yang paling tidak beruntung diantara mereka.

Bagaimanakah anda memperlakukan orang2 di sekitar anda, termasuk dari mereka2 yang paling tidak beruntung diantaranya??

Kotak Hitam dan Kotak Emas

some old& wonderful story...

Suatu ketika, Tuhan datang kepadaku. Dia membawa untukku, sebuah kotak hitam dan sebuah kotak emas. Kotak emas itu begitu indah,bercahaya dan kemilau, sedangkan kotak hitamnya suram dan kusam.

Kurawat kedua kotak pemberian Tuhan itu baik-baik. Kubersihkan setiap hari, dan kuperiksa masing-masing isinya. Setiap kuperiksa kotak emasku, kudapati isinya terus bertambah sehingga hari demi hari bertambah berat. Anehnya, kotak hitamku tetap saja kosong tak berisi sedikitpun.

Rasa penasaranku terjawab ketika suatu malam Tuhan datang kembali kepadaku.
Begitu melihat kedatanganNya, aku langsung bertanya, "Ya, Tuhan, kotak emasku terus bertambah isinya, bahkan sampai meluap keluar, tapi mengapa kotak hitamku masih saja kosong tidak berisi ?" Sambil tersenyum Tuhan menjawab, "Anakku, kotak emasmu itu kuisi tiap hari dengan sukacita dan bahagiamu..."

Kemudian kubawa kotak hitamku yang masih kosong dan sangat ringan, kubuka di hadapan Tuhan dan aku bertanya padaNya, "Bagaimana dengan kotak hitamku ?"
Jawab Tuhan, "Kotak hitam ini adalah tempat untuk semua kesedihan dan dukacitamu..."

Kuperiksa kembali kotak hitamku, ternyata dasarnya berlubang, kuraba lubang tersebut, dan dapat kugapai hati Tuhan melalui lubang tersebut. Ternyata semua dukacitaku, kesedihanku, dan penderitaanku telah mengalir keluar melalui lubang dan tertampung di hati Tuhan.

Dengan heran aku bertanya, "Tuhan, mengapa Engkau menampung semua penderitaan dan kesakitanku dengan hatimu sendiri?"

Kupandang Tuhan, Dia tersenyum dan berkata, "Karena Aku Mencintaimu..."

Ingatlah...
Dalam semua Perjalanan dan perjuanganmu
Tuhan selalu menyertai dan membimbingmu
Dalam semua kesakitan dan kepedihan hidup
Ingatlah bahwa Dia selalu mencintaimu...
Ketika engkau merasa disisihkan dan tak dipedulikan...
Dia lah yang paling tahu betapa besar arti dirimu bagiNya...
Walau kadang Tuhan tak selalu kelihatan...
tapi ia ada dan menjagamu...
setiap luka yang kau derita Dia pun menanggungnya...

Yesus tlah wafat di kayu salib
untuk menanggung dosa kita...

Ikutlah dia, karena beban kita akan terasa ringan bersamaNya...
karena kebebasan sejati hanya ada di dalam naunganNya...
dan kasih sejati ada dalam Dia...

Monday, February 26, 2007

A Story About Wise Old Woman

Ada seorang wanita tua yang duduk di pinggir sebuah kota.

Pada suatu hari lewatlah seorang pria muda, ia bertanya pada wanita tua itu tentang penduduk kota tersebut. ia mengatakan bahwa ia meninggalkan kota yang lama karena para penduduknya yang jahat, licik, suka menipu dan membuatnya tidak bahagia.

Wanita itu menjawab bahwa penduduk kota itu sama saja sifatnya dengan penduduk kotanya yang lama. pria itupun pergi meninggalkan kota itu dengan sedih dan mencari kota lain.

Tak lama kemudian lewatlah seorang pria lain. ia juga bertanya pada wanita tua itu tentang penduduk kota itu. ia mengatakan bahwa ia baru saja meninggalkan kotanya karena suatu alasan dan sangat sedih karena penduduk kotanya yang lama sangat baik dan ramah.

Wanita tua itupun menjawab bahwa penduduk kota itu memiliki sifat yang sama dengan penduduk kotanya yang dahulu. maka pria itupun tinggal dan menetap di kota itu dan hidup bahagia disana.

Pria pertama dan kedua ternyata berasal dari kota yang sama.

Apa yang bisa didapatkan dari cerita ini? mengapa wanita tua itu memberikan jawaban yang sama?

Pria pertama cenderung memandang sekelilingnya dengan negatif. maka dimanapun ia berada, sulit baginya untuk bahagia, itu karena pikirannya sendiri lah yang negatif. kerapkali mungkin ia hanya memandang kejelekan2 orang lain, bersikap penuh curiga dan lain2.

Pria yang kedua memandang hidup ini secara positif. ia menghargai orang2 disekitarnya dan memandang semua kebaikan mereka. ia tidak membiarkan kesalahan2 kecil dan pikiran2 negatif membentengi dan membatasi kebahagiannya. ia menjalani hidup sebagaimana adanya.
anda bisa mengambil kesimpulan sendiri.

Ketika kita membenci seseorang, kebaikan apapun yang dia lakukan tidak tampak baik di mata kita. bisa saja kita menganggap dia hanya berpura2 dll dst. semua yang dia lakukan tampaknya salah.

Juga ketika kita mencintai/menyayangi seseorang. semua yang dia lakukan baik adanya. bahkan ketika dia melakukan kesalahan pun dengan mudahnya kita akan memaafkan. dan menganggapnya hanyalah kekhilafan sesaat.

Apakah anda pernah memikirkan? betapa mudahnya kita memberikan sebuah 'cap' pada seseorang, bahkan yang baru saja kita temui. betapa mudahnya untuk membenci seseorang hanya karena satu tindakan saja. betapa mudahnya menilai seseorang hanya dari sudut pandang kita sendiri. betapa mudahnya kita memandang dengan negatif perbuatan2 orang2 lain.

Ingatlah, Hidup adalah sebuah PILIHAN. anda boleh MEMILIH untuk MEMBENCI atau MENYAYANGI. anda juga bisa MEMILIH untuk menjalani hidup dengan berpikir POSITIF atau NEGATIF. anda bisa memilih untuk MENSYUKURI apa yang kita miliki atau MENGELUH atas apa yang tidak anda miliki.

Ingatlah selalu bahwa apapun yang kita pilih menentukan cara hidup kita, apa yang kita dapatkan dan sebahagia apa hidup kita.

Ingatlah bahwa KEBENCIAN adalah suatu hal yang sia - sia. dan tak ada ruginya sama sekali jika anda memilih untuk hidup penuh cinta, bagaimanapun kondisi lingkungan anda. dan bila anda memilih untuk mencintai dalam setiap serat kehidupan anda, anda akan menemukan CINTA SEJATI... yaitu CINTA ALLAH pada manusia... Cinta yang paling besar... cinta yang cuma2 dan tak bersyarat..

Jadi, sudahkah anda memilih?

Sudahkah anda menjalani hidup sesuai dengan pilihan anda?