Monday, February 26, 2007

A Story About Wise Old Woman

Ada seorang wanita tua yang duduk di pinggir sebuah kota.

Pada suatu hari lewatlah seorang pria muda, ia bertanya pada wanita tua itu tentang penduduk kota tersebut. ia mengatakan bahwa ia meninggalkan kota yang lama karena para penduduknya yang jahat, licik, suka menipu dan membuatnya tidak bahagia.

Wanita itu menjawab bahwa penduduk kota itu sama saja sifatnya dengan penduduk kotanya yang lama. pria itupun pergi meninggalkan kota itu dengan sedih dan mencari kota lain.

Tak lama kemudian lewatlah seorang pria lain. ia juga bertanya pada wanita tua itu tentang penduduk kota itu. ia mengatakan bahwa ia baru saja meninggalkan kotanya karena suatu alasan dan sangat sedih karena penduduk kotanya yang lama sangat baik dan ramah.

Wanita tua itupun menjawab bahwa penduduk kota itu memiliki sifat yang sama dengan penduduk kotanya yang dahulu. maka pria itupun tinggal dan menetap di kota itu dan hidup bahagia disana.

Pria pertama dan kedua ternyata berasal dari kota yang sama.

Apa yang bisa didapatkan dari cerita ini? mengapa wanita tua itu memberikan jawaban yang sama?

Pria pertama cenderung memandang sekelilingnya dengan negatif. maka dimanapun ia berada, sulit baginya untuk bahagia, itu karena pikirannya sendiri lah yang negatif. kerapkali mungkin ia hanya memandang kejelekan2 orang lain, bersikap penuh curiga dan lain2.

Pria yang kedua memandang hidup ini secara positif. ia menghargai orang2 disekitarnya dan memandang semua kebaikan mereka. ia tidak membiarkan kesalahan2 kecil dan pikiran2 negatif membentengi dan membatasi kebahagiannya. ia menjalani hidup sebagaimana adanya.
anda bisa mengambil kesimpulan sendiri.

Ketika kita membenci seseorang, kebaikan apapun yang dia lakukan tidak tampak baik di mata kita. bisa saja kita menganggap dia hanya berpura2 dll dst. semua yang dia lakukan tampaknya salah.

Juga ketika kita mencintai/menyayangi seseorang. semua yang dia lakukan baik adanya. bahkan ketika dia melakukan kesalahan pun dengan mudahnya kita akan memaafkan. dan menganggapnya hanyalah kekhilafan sesaat.

Apakah anda pernah memikirkan? betapa mudahnya kita memberikan sebuah 'cap' pada seseorang, bahkan yang baru saja kita temui. betapa mudahnya untuk membenci seseorang hanya karena satu tindakan saja. betapa mudahnya menilai seseorang hanya dari sudut pandang kita sendiri. betapa mudahnya kita memandang dengan negatif perbuatan2 orang2 lain.

Ingatlah, Hidup adalah sebuah PILIHAN. anda boleh MEMILIH untuk MEMBENCI atau MENYAYANGI. anda juga bisa MEMILIH untuk menjalani hidup dengan berpikir POSITIF atau NEGATIF. anda bisa memilih untuk MENSYUKURI apa yang kita miliki atau MENGELUH atas apa yang tidak anda miliki.

Ingatlah selalu bahwa apapun yang kita pilih menentukan cara hidup kita, apa yang kita dapatkan dan sebahagia apa hidup kita.

Ingatlah bahwa KEBENCIAN adalah suatu hal yang sia - sia. dan tak ada ruginya sama sekali jika anda memilih untuk hidup penuh cinta, bagaimanapun kondisi lingkungan anda. dan bila anda memilih untuk mencintai dalam setiap serat kehidupan anda, anda akan menemukan CINTA SEJATI... yaitu CINTA ALLAH pada manusia... Cinta yang paling besar... cinta yang cuma2 dan tak bersyarat..

Jadi, sudahkah anda memilih?

Sudahkah anda menjalani hidup sesuai dengan pilihan anda?

No comments: